NASIONAL

Arsam Edwin Lubis: PTPN III Bergerak cepat melalui sosialisasi terobosan pencapaian target

BARUNEWS.com – Menidaklanjuti pertemuan Direksi, SEVP dan Jajaran Manajemen Kebun se Distrik Sedang I tentang target yang harus dikejar untuk Semester II Tahun 2020 khususnya untuk
Komoditi Karet dengan target perolehan Karet Kering 1.700 Kg/Ha.

Arsam Edwin

General Manager Distrik Serdang – 1 Ir. Arsam Edwin Lubis bergerak dengan cepat memberikan instruksi melalui Bidang Tanaman untuk melakukan sosialisasi dan membuat terobosan-terobosan pencapaian target tersebut.

Langkah yang ditempuh beliau adalah dengan menugaskan langsung Bidang
Tanaman untuk mensosialisasikan target tersebut dan cara mendapatkannya.
Menurut Arsam pencanangan target tersebut disebabkan pada Semester I 2020 kondisi tanaman kita terkena serangan penyakit Gugur Daun Pestalotiopsis yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan, kemudian harga karet yang belum stabil, perolehan produksi kg/penderes masih ada yang dibawah target, perubahan sistem sadap.

Oleh karena itu untuk menutupi kerugian
di Semester I, Direksi melakukan
kalkulasi bahwa untuk BEP di Tahun
2020 maka kita harus mendapatkan
1.700 Kg Kering/Ha.

Pada kesempatan tersebut Arsam
menjelaskan langkah-langkah Distrik
Serdang – 1 untuk meningkatkan
perolehan target yang ditetapkan dengan langkah-langkah yang harus ditempuh
adalah : kebun harus membreak down sisa produksi yang menjadi target,
memastikan inventaris pokok dan pokok per ancak benar, melakukan evaluasi
perolehan produksi harian secara berjenjang (Mandor Deres, Mandor I, Asisten, Askep dan Manajer), melaksanakan penderesan secara tepat dan benar, melaksanakan stimulansia, melengkapi kebutuhan alat deres.

Kalau langkahlangkah tersebut dilakukan oleh kebun dan konsisten dilaksanakan,
Insya Allah apa yang sudahdicanangkan oleh Bapak Direksi dan SEVP mudah-mudahan bisa tercapai.

Salah seorang Staf Bidang Tanaman
Distrik Serdang – 1 (Sdr. Zuliono)
ketika diwawancarai oleh awak media membenarkan akan tugas yang telah
diberikan oleh Bapak General Manager Distrik Serdang – 1 untuk mensosialisasikan dan mengawal perolehan produksi Karet Kebun se DSER-1 sesuai dengan target yang telah disampaikan oleh Bapak Direksi. Distrik Serdang  – 1 merupakan tongkangnya PTP-III dalam Komoditi Karet.

Baca Juga  Adaptasi New Normal, Gugus Tugas Longgarkan Syarat Bepergian

Menurut Zuliono langkah tim Bidang Tanaman untuk mengawal perolehan produksi tersebut adalah melakukan sosialisasi akan target yang sudah ditetapkan dan melakukan kalkulasi terhadap sisa target yang harus dicapai. Setelah kalkukasi target telah
ditetapkan selanjutnya turun ke ancak per ancak, per tahun tanam per kebun
untuk memastikan inventaris pokok benar.

Ada beberapa faktor menurut Zuliono dalam meningkatkan produktivitas
penyadapan sehingga hasil yang didapatkan maksimal. Pertama penyadapan itu sangat bergantung kepada kecepatan sadap dan jumlah pokok yang disadap.

“Semakin cepat melaksanakan penyadapan, baik waktunya maupun jumlah pokok yang disadap, maka produksi akan tergali secara optimal. Kecepatan sadapan juga tergantung kepada Panel Deres dan Intensitas Deres”. Waktu yang paling baik melaksanakan penyadapan adalah sepagi mungkin disebabkan
takanan turgor masih tinggi dan penguapan masih rendah.

Oleh karena itu, kita harapkan agar pelaksanaan penyadapan dilakukan sepagi mungkin. Sementara itu
menurut beliau untuk Panen Deres dan Intensitas Deres disesuaikan dengan yang sudah ditetapkan
oleh perusahaan.

Kedua untuk meningkatkan produktivitas penyadapan faktor penentu selanjutnya adalah adanya sorongan dan tarikan.
Sorongan ini berfungsi untuk melukai/memotong pembuluh lateks, mengalirkan latek yang keluar
ke arah aliran yang telah dibuat sehingga masuk ke mangkok lateks, memperbanyak pembuluh lateks yang terpotong dan mengakibatkan semakin banyak pembuluh lateksyang terpotong mengakibatkan semakin banyak lateks yang keluar.

Menurut beliau untuk memaksimalkan sorongan harus ada parit belakang pada panel bidang sadapan. Ketiga untuk meningkatkan produktivitas penyadapan adalah kemiringan sadap. Menurut beliau
sesuai SOP yang dikeluarkan Direksi
dan Bagian Tanaman bahwa Sudut
Kemiringan Sadap 35-40°.

Kenapa sudut kemiringan sadap harus seperti ini, hal ini disebabkan bahwa pembuluh lateks pada umummnya tidak sejajar dengan batang tanaman tetapi membentuk sudut 3,7° dengan bidang tegak. Teorinya seperti itu kata beliau. Keempat pisau deres, masing-masing penderes harus membawa 2 (dua) pisau. Pisau satu untuk ½ ancak dan pisau kedua untuk ½ ancak lagi.

Baca Juga  ‘Tragedi George Floyd’ Dikecam Nabi Muhammad

Yang harus dipastikan adalah bahwa pisau tersebut harus tajam, makanya diminta kepada Mandor Deres agar sekali-sekali melakukan inspeksi
terhadap alat kerja penderes. Pisau deres yang tajam akan memepengaruhi
kecepatan deres dan kerapian pelaksanaan deresan serta pembuluh lateks akan mudah terpotong. Kelima kedalaman irisan penyadapan. Sesuai teori dan SOPperusahaan bahwa pembuluh lateks terletak pada kedalam 0,5-1,5 mm dari lapisan kulit luar.

Penyadapan yang terlalu dalam akan melukai kayu yang berdampak pada produksi yang dihasilkan tidak baik dan menyebabkan proses pembetukan kulit pulihan terganggu. Kelima pemberian stimulansia yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sesuai potensi tanaman. Menurut beliau satu hal yang paling penting lagi yang Keenam adalah bahwa setiap penderes ketika melaksanakan deresannya harus dalam suasa hati yang senang.

Kenapa bang, hal ini menurut beliau pokok Karet juga makhluk ciptaan Tuhan, kalau suasana hati penderes senang, mudah-mudahan pokok yang dideres juga akan senang, akan tetapi bila suasana hati penderes lagi gunda gulana maka akan berpengaruh kepada hasil deresannya.

 

Inilah yang kami dari Bidang Tanaman DSER-1 harus sampaikan kepada Kebun sampai ke tingkat penderes sehingga mereka mengetahui betul
bahwa dalam melaksanakan penggalian produksi terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi produktivitas. Kalau faktor-faktor diatas dilakukan dengan baik dan konsisten, mudah-mudahan apa
yang dicanangkan oleh Direksi dan SEVP akan kita dapatkan.

Di akhir wawancaranya, Zuliono menyampaikan semoga apa yang sudah
ditugaskan oleh Bapak GM DSER-1 dan upaya-upaya yang kami lakukan dapat
dilaksanakan oleh Kebun dan dipermudah oleh Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa dalam meraihnya. Aamiin

Editor: Bangun Lubis

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close