EKONOMI

Pemutihan PKB Diperpanjang, Samsat Palembang III Capai Pendapatan Pajak Hingga Rp8 Miliar

BARUNEWS, PALEMBANG-

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengeluarkan kebijakan terbaru terkait penghapusan pembayaran pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang menunggak lebih dari satu tahun. Kebijakan ini ditetapkan per 1 Oktober kemarin.

Selain itu, Pemerintah juga kembali memperpanjang program penghapusan atau pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor hingga 31 Oktober 2020.

Berdasarkan hal tersebut, di wilayah Samsat Palembang III capain pajak di bulan September mencapai Rp800 miliar. Demikian dikatakan Kepala Samsat Wilayah III Palembang, Ir Deliar Marzoeki RPM MM, Senin (5/10/2020).

“Secara keseluruhan mencapai Rp800 miliar, sedangkan di wilayah Palembang III bulan kemarin kita mencapai Rp8 miliar,” ujarnya. 

Deliar menambahkan bahwa program tersebut ternyata disambut baik oleh masyarakat sehingga masyarakat antusias dengan program Gubernur Sumsel ini. 

Menurutnya, meski ramai merespon program ini namun pihaknya tetap tidak lupa menerapkan protokol kesehatan seperti wajib masker, social distancing dan cuci tangan di tempat yang telah disediakan. 

Baca Juga  Sri Mulyani Bilang Soal Penerimaan Negara Rontok

“Dan saya sangat apresiasi sekali dengan masyarakat di wilayah Palembang III ini karena mereka sangat taat pajak. Mudah-mudahan program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat apalagi ditengah Pandemi saat ini,” jelasnya.

Menurutnya, kebijakan ini sesuai dengan peraturan Gubernur Nomor 44 tahun 2020 tanggal 30 September 2020 yakni perubahan atas peraturan gubernur nomor 30 tahun 2020 tentang penghapusan denda administrasi pajak kendaraan bermotor dan pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor.

Berdasarkan kebijakan gubernur ini apabila wajib pajak menunggak pajak kendaraan bermotor lebih dari satu tahun, maka wajib pajak tersebut cukup membayar pokok kendaraan selama satu tahun ditambah pokok pajak kendaraan tahun berjalan.

Baca Juga  Mengerikan! Indonesia Dibawah Ancaman Resesi Ekonomi. Ini Kondisinya

“Mudah-mudahan program ini nanti bisa dilanjutkan agar dirasakan masyarakat lebih maksimal,” pungkasnya. (DRA)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close